Pengurus Besar Aliansi Masyarakat Adat Nusantara yang selama ini aktif menyuarakan keberpihakan terhadap masyarakat adat di seluruh nusantara melakukan evaluasi internal organisasi, agar kerja-kerja untuk masyarakat adat lebi baik dan sesuai mekanisme pelaksanaan organisasi
Salah satu Anggota OKK PB. Aman Lasron Sinurat saat usai memberikan materi pada kegiatan pelatihan dan sosialisasi panduan pengawasan serta evaluasi Dewan Aman di kampung Hobong Jayapura Papua 7/10/2025 mengatakan, Kegiatan ini Tujuan utamanya adalah untuk memperkuat organisasi aman dan dewan-dewan aman untuk melakukan pengawasan serta evaluasi terhadap kinerja organisasi.
Panduan pengawasan dan evaluasi ini disusun berdasarkan usulan dari Dewan Aman Nasional, bekerja sama dengan Direktorat OKK. panduan ini disosialisasikan kepada seluruh dewan-dewan aman yang tersebar di 115 pengurus daerah dan 21 pengurus wilayah aman.
Dan saat ini di lakukan di kampung Hobong kabupaten Jayapura, awalnya terdapat 5 Dewan Aman Daerah, namun setelah Bu Dorince terpilih sebagai Dewan Aman Nasional, jumlah Dewan Aman Daerah Jayapura berkurang menjadi empat orang.
Nah kedepan nanti Keempat dewan Daerah ini akan bertugas sebagai pengawas dan evaluator kerja-kerja organisasi di daerah nanti, Organisasi AMAN di Jayapura memiliki banyak tugas pelayanan terhadap komunitas, terutama dengan adanya informasi bahwa 10 wilayah adat akan disahkan dan di beri SK oleh pemerintah,
dan Saat ini sementara Masi dalam proses persiapan, bagian ini juga sangat Penting bagi pengurus daerah aman Jayapura untuk terus memberikan pelayanan kepada komunitas, Contohnya dalam membangun ekonomi masyarakat adat di wilayah-wilayah yang telah diakui tersebut.
Hal yang lain Saat ini PD Aman Jayapura memiliki 13 komunitas masyarakat adat, Mengingat Papua juga adalah tanah adat, Maka AMAN perlu memperluas jangkauan dan mengkonsolidasikan lebih banyak komunitas masyarakat adat, Harapan kami PD Aman Jayapura dapat memperluas keanggotaan dan menjalankan mandat organisasi serta pelayanan secara berkelanjutan.

Di tempat Yang sama Dewan Aman Nasional dari Region Papua Ibu Dorince Mehue saat di mintai keterangan juga mengatakan bahwa, pelatihan dan sosialisasi panduan monitoring dan evaluasi untuk AMAN di tujuh region, mendiskusikan penataan organisasi di tingkat daerah dan wilayah.
Khusus untuk region Papua, pelaksanaan dilakukan di komunitas Buyaka, dengan tujuan mensosialisasikan gerakan AMAN dalam mengawal dan memperjuangkan hak masyarakat adat di Papua, penguatan ini diberikan kepada pengurus daerah (ketua pengurus harian, ketua Dewan Aman Daerah, dan anggotanya) untuk mencapai keseragaman pengawasan terhadap kerja pengurus daerah dan wilayah.
Pelatihan ini juga mengevaluasi pendampingan masyarakat adat dan manajemen internal organisasi, memastikan organisasi berjalan baik dengan dukungan OKK dan Dewan Aman Nasional.
Materi dalam panduan yang disiapkan oleh Dewan Aman Nasional berfungsi sebagai alat bagi seluruh Dewan Aman di tujuh region (pengurus daerah dan wilayah) untuk melaksanakan pengawasan.
Panduan ini membantu mengidentifikasi kendala dalam pelaksanaan program dan menyeragamkan hasil monitoring serta evaluasi Peserta dari pengurus harian dan Dewan Aman Daerah.
Amos Sumelena Ketua Damanda Dewan Aman Jayapura juga menjelaskan bahwa pelatihan dan sosialisasi paduan pengawasan, monitoring, dan evaluasi aman di daerah yang telah di lakukan ini untuk mengevaluasi kerja-kerja organisasi yang terstruktur dan terkontrol.
Damanda bertugas mengawasi, memantau, dan mengevaluasi kinerja pengurus harian AMAN di Jayapura, yang meliputi aspek organisasi, manajemen, program, dan keuangan.
Pengurus harian bertanggung jawab atas pelaksanaan program secara teknis, Amos juga Mengaku bahwa Proses pengawasan dan evaluasi ini belum pernah dilakukan di Jayapura selama hampir empat hingga lima tahun sejak AMAN terbentuk usai Kongres VI.
Hal ini sangat krusial untuk memperbaiki tata kelola kelembagan serta pengurus, Amanat kongres mengharuskan AMAN mengambil langkah strategis untuk memperjuangkan, melindungi, dan menginisiasi gerakan masyarakat adat di Papua, AMAN di Papua berfungsi sebagai wadah untuk mendorong percepatan keberpihakan masyarakat adat terkait sumber daya alam, hutan, laut, dan pengelolaan ekologi.
Masyarakat adat belum mendapat perhatian serius dari pemerintah atau organisasi lain, AMAN di Jayapura hadir sebagai mitra strategis bagi pemerintah dan NGO. Hal ini juga Diperlukan analisis strategis bersama serta kolaborasi antara Damanda dan pengurus harian untuk menata ulang sistem agar berjalan lebih baik dan mendapat perhatian serius.
Ketua PD. AMAN Jayapura Benhur Wally mengapresiasi kegiatan ini, menurutnya ini akan menjadi bahan untuk pengurus Harian merefleksikan kembali tugas-tugas oraganisasi dan mewujutkan kerja-kerja yang terkontrol melalui program-program yang akan di kerjakan di komunitas nanti. (OK)


